Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta’ala : ”Saya berangkat menunaikan Haji, lalu berziarah ke makam Rasulullah saw. Ketika saya berada di suatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya.’’
Terjadilah dialog dengannya beberapa saat. (Dalam dialog tersebut wanita tua itu, menjawab menggunakan ayat-ayat al-Quran. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan).
Abdullah: ‘‘Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh”.
Wanita tua: “Salaamun qoulan min robbi rohiim”. ‘‘Salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih’’. (Qs. Yaasin:58)
Selengkapnya...
BLOG Hari Sanusi,M Sejak Jumadil Awal 1432 - April 2011. hp.08119891013 Saya menciptakan blog, sebagai wahana komunikasi bertukar pikiran secara jernih, atas dasar prinsip saling membangun. Melalui blog ini, saya ingin berbagi pemikiran, pengalaman dan gagasan tentang berbagai hal. Apa yang saya ungkapkan, mungkin saja bersifat subyektif, karena didasarkan pada titik pandang, falsafah dan keyakinan yang saya anut.
Wanita Berlisan Al Quran
Cahaya Di Wajah Ummat
KH. RAHMAT ABDULLAH, Allahu Yarham
Dalam satu kesatuan amal jama’i ada orang yang mendapatkan nilai tinggi karena ia betul-betul sesuai dengan tuntutan dan adab amal jama’i. Kejujuran, kesuburan, kejernihan dan kehangatan ukhuwahnya betul-betul terasa. Keberadaannya menggairahkan dan menenteramkan. Namun perlu diingat, walaupun telah bekerja dalam jaringan amal jama’i, namun pertanggungjawaban amal kita akan dilakukan di hadapan Allah SWT secara sendiri-sendiri.
Karenanya jangan ada kader yang mengandalkan kumpulan-kumpulan besar tanpa berusaha meningkatkan kualitas dirinya. Ingat suatu pesan Rasulullah SAW: Man abtha-a bihi amaluhu lam yusri’ bihi nasabuhu (Siapa yang lamban beramal tidak akan dipercepat oleh nasabnya ).
Selengkapnya...
Kitab Alhikam in English
Shar! al-"ikam al-`Atā'iyya
Written by, Sheikh Ibn `Abbad al-Rundi
1
Among the signs of depending on actions is losing hope in presence of a slip.
2
Your wanting to leave worldly means while Allah is keeping you in them is due to a
non-obvious lust. And your wanting to engage in worldly means while Allah is keeping
you from them is a fall from high spiritual ambition.
3
Even the swiftest of spiritual wills cannot pierce the walls of destiny.
Selengkapnya...
