Zakat Tanda Cinta

Zakat tanda cinta, satu frase yang indah. Ya, karena cinta itu membutuhkan bukti, membutuhkan tanda. Memberi adalah salah satu tandanya, bahkan tidak sekedar memberi. Melainkan memberi dengan cinta. Pernah suatu waktu, para ahli mendefinisikan apa itu cinta, dan mereka merangkai satu definisi yang inda, ‘love is pleasure to giving’. Kesenangan untuk terus memberi. Tanpa meminta kembali. Dan berzakat adalah salah satu tanda cinta.

 Zakat tanda cinta, hadir karena kesadaran iman, panggilan iman. Iman sejatinya menumbuhkan keyakinan, melahirkan pengorbanan. Dan itu semua, hadir karena cinta yang penuh kepada Rabbul Jalil, Alloh azza wajalla. Dan Alloh memberikan petunjuk, bagaimana cara mencintainya, yakni menunaikan zakat. Iya, Zakat adalah tanda cinta kepada Alloh.

Selengkapnya...

Bukan Buta Mata Tapi Buta Hati

Sahabat perindu surga,

Sahabat,
sungguh aneh dan mengherankan jika ada yang lari
dari Zat yang tidak jauh berpisah darinya

Sungguh aneh, dia lari dari Zat yang terus menerus
melimpahinya karunia untuk kemudian mencari sesuatu
selain Dia yang tidak kekal.

Bukan mata yang buta, melainkan yang buta adalah hati yang ada di dada!
Alloh, perbaikilah mata hati kami.

Berdoalah : Ya Alloh, berikanlah afiat kepada badan kami, pendengaran kami dan afiat kepada penglihatan kami. Amiin.


Selengkapnya...

Mensucikan Jiwa

Sahabat yang baik,
Nafsu syahwat itu selalu berbisik kepada jiwa agar ia dituruti.
Kadang akal mencegahnya, ia terus melakukan tipu daya.

Bahkan ribuan kali ia merayu kepada jiwa.
Ini nikmat, ini enak, coba saja!

Sampai mata jiwa tertutup dan keburukan berlanjut.
Dan Nafsu tidak akan berhenti sampai jiwa, akal, diri hancur dalam kehinaan.

Hidup menjadi sepi, kacau, penuh amarah dan hampa.
Selengkapnya...

Ketenangan Hidup

Sahabat,

agar hidup tidak gamang,
tujuan hidup haruslah terang
agar hidup dalam tenang

kita mesti mendekat kepada pemiliki ketenangan
dalam ketenangan kita bisa menikmati setiap keadaan.

Katakanlah: Allah! dan tinggalkan yang lain.


Selengkapnya...