"Hendaklah setiap diri ini perhatikan (melakukan introspeksi) tentang apa-apa yang telah diperbuatnya untuk menghadapi hari esok (alam akhirat)." QS. Al - Hasyr:18
Bahkan, kita harus mengalokasikan waktu yang cukup untuk melakukan instrospeksi diri dan manajemen diri untuk kehidupan hari esok, yang jauh lebih panjang dan lebih baik dari kehidupan sekarang ini. Pertanyaannya, sudahkah kita berhenti sejenak dalam aktivitas harian kita, 15 menit saja. Untuk melihat posisi diri kita dalam mempersembahkan amal terbaik kita untuk kehidupan akhirat. Boleh jadi, ada yang ‘berhenti sejenak’ pada saat malam tahajudnya, atau diwaktu dhuhanya,atau menjelang waktu-waktu sholat lima waktunya, atau sesuai dengan pilihan anda. Yang pasti, berhenti sejenak untuk pertanggungjawaban kita ketika berdiri dihadapan Yang Mahaagung adalah tanda kecerdasan. Indahnya Sang Nabi saw, bertutur, orang cerdas itu adalah orang mampu mengendalikan jiwanya dan beramal untuk kehidupan akhirat.
Hari Sanusi Muhammad


