Mengambil Kekuatan dari Musibah

Tidak ada manusia yang menginginkan harapannya sirna, cita-citanya tak kunjung kesampaian, badannya sakit menahun dan musibah meliputinya. Namun, kehidupan berjalan dengan sunnatullohnya sendiri, ada siang malam, hujan juga paceklik. Kita tidak bisa mengubah arah angin, tetapi kita bisa mengubah arah layar, demikian petuah bijak mengajarkan kita.

Tidaklah Allah swt. menciptakan peristiwa, atau kejadian sesuatu yang sia-sia. Manusia dianjurkan untuk merenung dan mengambil pelajaran dari berbagai macam peristiwa yang terjadi. Islam sangat mendorong umatnya untuk menggunakan potensi yang Allah swt. berikan kepadanya; penglihatan, pendengaran, hati, panca indra yang lain agar difungsikan untuk merenung hikmah dibalik peristiwa.

Selengkapnya...

Berani Melakukan Perubahan

Catatan Bung Hari Sanusi, M

Perhatikan, sekali lagi perhatikan … semua disekeliling anda sedang berubah. Suka atau tidak suka. Cepat atau lambat. Lihat, dinding dan cat rumah anda berubah. Tanaman di teras rumah anda berubah. Sahabat, ibu, bapak dan saudara anda berubah. Tak terkecuali anda. Berubah. Semua di dunia ini terus berubah, semua yang tercipta mesti berubah. Semakin lama perubahan itu semakin cepat.


Internet, Handphone, SMS, Email, adalah kata-kata yang sangat akrab dengan kita saat ini. Padahal kata-kata ini sangat asing bagi telinga kita lima belas tahun yang lalu, dan berapa banyak saat ini orang-orang yang mengambil keuntungan dari perkembangan teknologi ini. Tengoklah warung-warung internet yang bertebaran sampai ke pelosok-pelosok tanah air, gerai-gerai isi ulang, tempat service handphone, sampai kuis-kuis di televisi yang memanfaatkan SMS sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan. Nah ini adalah gambaran bahwa dunia terus berubah, dan banyak orang bisa mengambil keuntungan dan kemenangan dari perubahan ini.

Namun, sebagian orang menyangka perubahan itu kadang begitu berat dan menyakitkan. Tapi seringkali, hanya dengan melakukan perubahanlah sebuah masalah bisa diatasi tanpa bisa ditawar. Sejatinya, hal yang paling sulit berubah adalah cara berpikir. Cara mengubahnya membutuhkan waktu dan kesabaran, namun banyak lompatan akan terjadi manakala seseorang mengubah bagaimana ia berpikir.

Nikmatnya menjadi seorang muslim, ia memiliki petunjuk kemana ia harus berubah, penjelas ketika ia sedang berproses untuk berubah dan pembimbing untuk melangkah dalam tiap jejak perubahan yang diupayakan. Ya, karena setiap muslim memilikinya, Alquran. Kekuatan berpikir yang tercelup dengan celupan Alquran, menghasilkan perubahan hakiki, sejati dan permanen. Mewujudkan manusia yang berakhlaq Alquran, ia bagaikan Alquran yang berjalan.
Puasa Ramadhan merupakan cara ampuh untuk memulai sesuatu perubahan. Karena ego – hawa nafsu – tak berkutik, karena proses berpikir di install ulang dengan pembelajaran fikir [tadarus] Alquran. Dan totalitas diri diajak untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan orang-orang besar dalam memulai perubahan, untuk menjadi mulia. Menang! Itu kata akhirnya. Tentu bagi mereka yang mau dan percaya diri untuk memulai perubahan dari dirinya sendiri. Karenanya, Allah tidak akan merubah suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang memulai perubahan dari dirinya sendiri.  Perhatikan QS.Arradu [13] : 11



إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ



Dalam Kitab Alhikam, Imam Atholillah Assakandariy, - semoga Alloh merahmatinya – beliau menuliskan



و انت لم تخرق انت نفسك العوائد كيف تخرق لك العوائد

Bagaimana keajaiban dapat disingkapkan untukmu, sementara engkau belum mengubah kebiasaan jelekmu.

Aa Gym memberikan inpirasi perubahan dengan  3M,
Mulai dari hal yang kecil
Mulai saat ini
Mulai dari diri sendiri

Pertanyaan sederhanannya, apakah yang berubah setelah 30 hari Ramadhan menjamu anda atau ketika hari-hari telah meninggalkan anda ? 

Allah Maha Penolong kepada abdi-abdinya. Wallahu alam.

Selengkapnya...

Biografi Imam Trimidzi

Pertumbuhan beliau
Nama: Muhammad bin ‘Isa bin Saurah bin Musa bin adl Dlahhak
Kunyah beliau: Abu ‘Isa

Nasab beliau:
As Sulami; yaitu nisbah kepada satu kabilah yang yang di jadikan sebagai afiliasi beliau, dan nisbah ini merupakan nisbah kearaban
At Tirmidzi; nisbah kepada negri tempat beliau di lahirkan (Tirmidz), yaitu satu kota yang terletak di arah selatan dari sungai Jaihun, bagian selatan Iran.
Selengkapnya...

Cahaya Ilmu


Sahabat yang disayang Alloh,
Bentuk kenikmatan pertama yang Alloh anugerahkan kepada kita adalah nikmat diciptakan sebagai manusia yang sempurna, mulanya dari air yang hina yang berasal dari sulbi ayah kita. Setelah itu, Alloh pelihara dalam rahim ibu kita, lalu Alloh meniupkan sebagian ruhNya dalam janin dalam rahim ibu kita.

فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ
Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya." QS.Shood : 72
Sampai akhirnya kita dilahirkan ke dunia. Sebuah proses penciptaan & pemeliharaan yang sempurna. Subhanalloh.

Selengkapnya...